English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan

Dengan Turbin Gas

Pada saat hendak akan bepergian khususnya menggunakan pesawat, Ada pertanyaan besar" kok bisa terbang ". Mungkin itu dulu, sebelum wright berhasil membuktikannya ternyata manusia juga bisa dan mampu untuk terbang. Zaman dahulu manusia beranggapan bahwa hanya burung dan malaikatlah yang dapat terbang. Ternyata kita juga dapat terbang bahkan lebih cepat dari seekor burung. "Pesawat",ya alat ini lah yang dapat mewujudkannya. Ini adalah penemuan mahakarya abad 20 dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan menggunakan pesawat bumi seakan menjadi lebih kecil karena kita dengan mudah dan cepatnya dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Sebenarnya banyak faktor sehingga pesawat dapat terbang , mulai perbedaan tekanan akibat dari gaya lift fluida terhadap pesawat , pergerakan dari airfoil pesawat dan lain sebagainya. 

Untuk tulisan blog kali ini, saya hanya lebih fokus pada turbin gas. Komponen ini merupakan bagian yang sangat fundamental pada pesawat terbang. Dari namanya saja kita sudah tahu bahwa turbin ini menggunakan media udara / gas.Secara lagikanya di dalam turbin gas, gas yang bertekanan tinggi digunakan untuk memutar turbin. Panas yang dihasilkan dari pembakaran akan menghasilkan kecepatan yang tinggi sehingga dapat memutar turbin. Agar lebih paham, kita akan membagi turbin gas menjadi 3 bagian :

a. Kompressor
Kompressor digunakan untuk menkompress ( menaikkan tekanan pada fluida). Hal ini terjadi karena energi masuk ke dalam sistem dan juga terjadi perbedaan luas penampang masuk dan keluar pada fluida. Untuk dapat menaikkankan tekanan lagi dapat digunakan dengan sistem kompresi bertingkat.

b. Ruang Bakar
Dari namanya sudah tahu bahwa pada bagian ini adalah membakar bahan bakar. Terjadi proses campuran antara bahan bakar dengan fluida. Hasil pembakaran akan menghasilkan tekanan yang sangat tinggi dan kecepatan yang tinggi pula.

c. Turbin
Komponen ini sudah sangat familiar terdengar di telinga kita.Semua yang berhubungan dengan produksi energi menggunakan komponen ini. Pada turbin terdapat beberapa tingkatan yaitu low turbin , intermediate turbin dan high turbin. Fungsi utama dari mesin ini adalah mengkonversi energi dari gas dengan tekanan dan kecepatan yang tinggi hasil dari combustion area menjadi energi mekanik berupa rotasi poros turbin

Gambar turbin gas

Mudah -mudahan informasi ini sedikit banyak membantu pembaca untuk lebih tahu tentang turbin gas. 

Vacum Spray Drying

Okey untuk kali ini mencoba untuk menjelaskan salah satu ilmu yang penting ( berhubungan dengan pengeringan). Rotary Drying adalah salah satu jenis sistem pengeringan yang digunakan untuk mengeringkan apa aja. Sebelumnya konsep dasar dari pengeringan adalah mengurangi kadar uap air pada benda yang akan dikeringkan.  Untuk sistem rotary drying sendiri menggunakan metode pengeringan berputar yaitu sutu sistem yang terdiri dari selongsong silinder yang berputar dan berkedudukan sejajar atau sedikit miring pada bidang horizontal. Sistem dari gerakan ini adalah dengan berotasi dengan media gas atau udara sebagai pengeringan
Maka secara tidak langsung akan terjadi proses perpindahan kalor ( heat transfer) antara gas dengan udara.

Cara kerjanya :
a.Material yang akan dikeringkan disalurkan ke bagian selongsong silinder pada bagian atas. Sehingga terjadi pergerakan pada benda sebagai akibat dari rotasi dari selongsong silinder
b. Pada selongsong terdapat flight yang berfungsi untuk mengangkat benda ke atas dan sebagai akibat dari gaya gravitasi maka benda akan turun. Akibat dari udara yang masuk ke dalam selongsong maka temperature pada benda menjadi tinggi dan uap air akan menguap.
c. Proses aliran gas panas ke dalam selongsong terdiri dari 2 sistem yaitu cocurrent flow dan counterflow. Tentunya sistem ini memiliki perbedaan tetapi kebanyakan menggunakan sistem counterflow karena proses perpindahan lebih maksimal dengan menggunakan sistem ini.
 Gambar 1. Skematik Rotary Drying

So, pengeringan pada rotary drying terjadi akibat 2 hal : 
a. Pengeringan yang terjadi akibat kontak bahan dengan gas yang terjadi secara konveksi karena sumber panas berupa sumber aliran 
b. Pengeringan yang terjadi akibat kontak bahan dengan gas yang terjadi secara konduksi akibat interaksi antara benda dengan dinding rotary drying

Okey sampai disini dulu penjelasannya ,..okey siip..,thanks